Terkini.id, Jakarta – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, buka suara menanggapi pernamaan jalan tol Jakarta-Cikampek dengan nama pangeran asal Abu Dhabi.
Menurut Roy, Indonesia sama sekali tak kekurangan nama-nama pahlawan maupun tokoh-tokoh besar.
Oleh karena itu, ia menyentil penamaan jalan tol tersebut yang justru menggunakan nama Mohamed bin Zayed.
Roy Suryo lantas membawa-bawa nama para netizen Indonesia yang katanya menjuluki jalan tol tersebut sebagai “Tol Kadrun”.
Sebagai informasi, Mohamed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan adalah pangeran mahkota Abu Dhabi dan deputi komandan tertinggi Pasukan Angkatan Darat UEA, dilansir terkini.id dari Wikipedia.
- PP KAMMI Bantah Keras Pernyataan Mengatasnamakan KAMMI Terkait Penetapan Roy Suryo
- Susun UU ITE Tapi Malah Jadi Korban, Roy Suryo: Sangat Ironi
- Nicho Silalahi Sebut Denny Siregar Kelewatan Permainkan Institusi Polri: Roy Suryo Kalian Tindak kok si DS Tidak?
- Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo Ditolak, Ferdinand Hutahaean Sindir: Semoga Sehat Selalu di Rutan
- Polisi Pastikan Tak Ada Perlakuan Khusus Terhadap Roy Suryo
“Terimakasih kpd Media2 yg masih menyuarakan Suara Rakyat (bukan hanya Suara Penjilat, sebagaimana kata Netizen2) ini,” buka Roy Suryo di akun media sosial Twitter-nya, seperti dikutip terkini.id pada Selasa, 13 April 2021.
“Indonesia tidak kekurangan nama2 Pahlawan atau Tokoh besar, bahkan -sekalilagi Netizen- menjulukinya dgn nama “Jalan Tol Kadrun, artinya Cebong dilarang lewat,” sambungnya.
“Terus terang saya lebih bangga bila Jalan Layang Tol ini mengabadikan Putra-putra terbaik bangsa, seperti Soekarno, Soeharto, Habibie, Gus Dur dibanding Pangeran UEA,” papar Roy lagi.
“Tetapi ya sudah ini Hak pemerintah, apalagi dikait-kaitkan dengan Jalan “Jokowi” di UEA & Investasi Calon IKN?” pungkasnya.
Dilansir terkini.id dari Netralnews, sebelumnya, Tol Jakarta – Cikampek (Japek) II Elevated atau Tol Layang Japek memang resmi berganti nama menjadi Jalan Layang Mohamed bin Zayed (MBZ).
Adapun peresmian Jalan Layang Sheikh MBZ tersebut dilakukan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno, atas nama Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Peresmian itu ditandai dengan penekanan tombol sirine yang dilakukan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Duta Besar RI untuk UEA Hasan Bagis, serta Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdullah Salem Obeid Al Dhaheri.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
