Kapolri Nonaktifkan Karo Paminal & Kapolres Jaksel, ZA Effendy: Copot Kapolda

Kapolri Nonaktifkan Karo Paminal & Kapolres Jaksel, ZA Effendy: Copot Kapolda

R
Donna
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, dua orang perwira tinggi dan menengah dinonaktifkan yaitu Karo Paminal Brigjen Hendra Kurniawan dan Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto.

Penonaktifan dua perwira ini terkait kasus kematian Brigadir J di rumah Irjen Sambo pada Jumat, 8 Juli 2022.

Sebelumnya, pengacara keluarga Brigadir J meminta Kapolri untuk menonaktifkan dua pejabat polisi tersebut. Alasannya, dua orang perwira terswbut dianggap menyalahi prosedur saat menangani kasus kematian Brigadir J.

Melansir berita dari TvOnenews, Dedi mengungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah komitmen untuk transparansi dalam menangani kasus kematian Brigadir J. 

“Yang sudah dilakukan Pak Kapolri terhadap Pak Kadiv Propam mendengarkan aspirasi dan mempertimbangkan aspek berjalan transparan, akuntabel dan berbasis sains,” ujar Dedi. 

Baca Juga

Selain itu, Dedi Prasetyo juga mengungkapkan bahwa pihaknya belum menentukan siapa penanggungjawab sementara (Pjs) atau pejabat pengganti dua posisi tersebut.

“Siapa Pjs-nya akan secara administratif ditunjuk Kapolda,” kata Dedi Prasetyo, Jakarta, Rabu 20 Juli 2022.

Sebelumnya, pada Senin 18 Juli 2022, Kapolri sudah melakukan tindakan tegas dengan menonaktfikan Irjen Ferdy Sambo sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam). 

Tindak tegas Kapolri dalam menonaktifkan beberapa anggotanya terkait penembakan kasus penembakkan Brigadir J ini cukup diapresiasi oleh masyarakat. 

Hal ini pun tak luput dari komentar pegiat media sosial yang mengikuti jalannya kasus ini. Salah satunya datang dari cuitan ZA Effendy pada media sosial Twitter. 

Pada cuitannya yang ditulis hari Kamis, 21 Juli 2022, dia mengatakan bahwa harusnya Kapolri juga mencopot Kapolda Fadil Imran. 

“Kapolri juga seharusnya mencopot Kapolda Irjenpol Fadil Imran, demi obyektifitas penyidikan. Pro justisia. #Nalar … ” tuli ZA Effendy melalui akun Twitter @ZAEffendy.

ZA mengatakan, pencopotan Kapolda Fadil Imran dilakukan demi obyektifitas penyidikan. 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.