Terkini.id, Jakarta – Pasca pengumuman kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Gowa mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel) sampaikan aspirasi rakyat ke pemerintah pusat, Senin 5 September 2022.
Pantauan terkini.id di lokasi, Senin 5 September 2022, sekitar pukul 14.55 Wita, terlihat ratusan kader PMII cabang Gowa melakukan aksi penolakan kebijakan kenaikan harga BBM.
Massa aksi juga menutup total jalan dari arah kota menuju fly over. Akibatnya, kendaraan yang hendak melintas terpaksa putar balik.
Di titik aksi mahasiswa juga tampak membawa sejumlah spanduk penolakan kenaikan harga BBM, membakar ban dan berorasi.
Jenderal Lapangan PMII Cabang Gowa Asfar menegaskan menolak secara nyata keputusan pemerintah menaikkan BBM.
- Harga BBM Pertamax dan Pertamax Turbo Kembali Naik, Cek Deretannya
- BBM Naik Lagi! Cek Daftar Harga BBM Terkini Untuk Wilayah Sulawesi Selatan
- Sering Disalahkan Jika BBM Naik, Ahok Angkat Bicara
- Pertamina Buka Suara Soal Pertalite Menguap dan Boros
- Tanggapan Pertamina Terkait Pertalite yang Dinilai Semakin Boros
“Kami PMII Cabang Gowa kecewa melihat keputusan pemerintah menaikkan harga BBM di tengah-tengah kesulitan perekonomian masyarakat akibat covid 19. Bukannya memulihkan perekonomian, tapi malah mencekik perekonomian masyarakat”, tegas Asfar kepada terkini.id, Senin, 5 September 2022.
Anggota DPRD Sulsel Fraksi Demokrat, Ibu Rismawati Kadir mendatangi massa aksi dan bersedia menampung dan menyampaikan aspirasi mahasiswa ke pusat.
“Berkaitan harga BBM ini, sepakat dengan yang korlap yang tadi sampaikan bahwa menaikkan BBM ini sesungguhnya bukan solusi tetapi malah membuat susah hatinya rakyat,” tuturnya.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi. Harga Pertalite naik dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10 ribu per liter (harga BBM naik).
Selain harga BBM Pertalite, ada kenaikan Solar bersubsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter, dan Pertamax non-subsidi dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter yang berlaku sejak Sabtu, 3 September 2022 pukul 14.30 WIB.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
