Vaksin Booster Habis, IDI Makassar Dorong Percepatan Vaksin Dosis Pertama dan Kedua

Vaksin Booster Habis, IDI Makassar Dorong Percepatan Vaksin Dosis Pertama dan Kedua

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Vaksinasi dosis ketiga atau booster sebanyak 3 ribu vial di Kota Makassar dilaporkan habis. Saat ini pemerintah kota menunggu alokasi vaksin dari pemerintah pusat.

Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar Wahyudi Muksin mengatakan tidak terlalu panik kalau booster habis. 

“Saya panik kalau vaksin 1 dan 2 menumpuk, tidak didistribusikan, disayangkan kalau rusak atau expired,” kata dia, Selasa, 1 Februari 2022.

Sebab itu, dr Yudi mendorong pemerintah kota agar terus memasifkan vaksin dosis pertama dan kedua. Menurutnya, masih banyak warga yang belum melakukan vaksinasi.

“Vaksin pertama kedua ini kan stoknya banyak. Sekarang kita mendorong bagaimana stok vaksin pertama kedua itu bisa terdistribusi dengan baik dan merata,” ujarnya.

Baca Juga

Ia juga meminta ada koordinasi lintas kota dalam penyebaran vaksinasi Covid-19. 

Misalnya, kata dia, bila di Kota Makassar stok vaksin menumpuk namun di kabupaten atau kota lain kurang maka harus di distribusikan. 

Sehingga, kata dia, realisasi vaksinasi bisa merata. Ia mengaku cenderung mendorong vaksin pertama dan kedua. Hal itu merupakan pondasi dalam membentuk kekebalan kelompok.

“Saya sih lebih cenderung dorong vaksin 1 dan 2, karena ini dasarnya, ini pondasinya. Booster penting tapi tidak darurat. Karena dia sudah memiliki vaksin 1 dan 2,” paparnya.

Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto mengatakan habisnya stok vaksin booster lantaran tingginya antusiasmi warga.

“Kami sudah minta di provinsi. Habis stok di Makassar, belum tentu habis di provinsi. Tinggal kami minta alokasinya,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr Nursaidah Sirajuddin mengatakan alokasi vaksin booster sebelumnya memang tak banyak.

“Yang habis itu alokasi vaksin booster karena memang sedikit alokasinya kemarin. Cuma 3.000 vial,” ungkapnya.

Meski demikian, kata Ida, sapaan akrabnya, stok vaksin untuk dosis pertama dan kedua masih tersedia.

“Ini lagi menunggu alokasi vaksin booster. Semoga secepatnya ada,” jelas Ida.

Pemerintah Kota Makassar menargetkan 1.102.330 orang disuntik booster. Sebanyak 101.284 di antaranya merupakan lansia.

Dari 101.284 target sasaran vaksinasi lansia, baru 49.703 lansia yang sudah menerima suntikan vaksin dosis pertama atau 49,07 persen.

Untuk vaksin dosis dua lansia sebanyak 40.513 atau 40 persen. Sementara vaksin booster lansia sudah 3.935 yang menerima suntikan atau sekitar 3,89 persen.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.