Terkini.id, Makassar – Seiring dengan mendekatnya pemilihan anggota legislatif dan eksekutif, Walhi Sulsel mengecam perilaku beberapa calon yang memasang Alat Peraga Kampanye (APK) di pohon-pohon.
Tindakan tersebut dianggap tidak hanya melanggar regulasi tetapi juga mengancam kelestarian lingkungan.
“Jangan memilih calon anggota legislatif maupun eksekutif yang menempel Alat Peraga Kampanye (APK) di pohon-pohon,” kata Slamet, Rabu, 20 September 2023.
Slamet pun mengajukan pertanyaan retoris, “Jika mereka melanggar aturan sebelum terpilih, apa yang akan terjadi setelah mereka berada di posisi kekuasaan?” tanyanya.
Di luar pelanggaran regulasi, tindakan menempelkan APK pada pohon membawa dampak ekologis serius.
- WALHI Sulsel Dirikan Posko Aduan untuk Hentikan Kejahatan Lingkungan
- Tolak Tambang Emas di Rampi, Walhi Minta Bebaskan 17 Masyarakat Adat
- WALHI Beri Kritik Tajam atas Proyek Sampah Pemkot Makassar
- Bencana Ekologis dan Ketimpangan Air: Catatan Suram WALHI Sulsel untuk 2024
- WALHI Soroti Debat Perdana Pilgub Sulsel: Lingkungan Hidup Hanya Sebatas Janji?
Slamet menjelaskan pohon tersebut mengalami gangguan pada proses fisik dan biologisnya, meningkatkan risiko terhadap serangan jamur dan bakteri.
“Kekuatan kayu pun akan berkurang karena pohon mudah terinfeksi penyakit seperti jamur dan bakteri karena banyaknya pintu bagi hama dan penyakit pada kulit pohon,” ungkapnya.
Dengan berbagai isu besar yang muncul menjelang pemilihan, Slamet berharap agar kepentingan lingkungan tidak terpinggirkan dan menjadi pertimbangan utama bagi pemilih.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
