WALHI Sulsel Tagih Tanggung Jawab PT Vale Ihwal Kerusakan Hutan dan Pemiskinan Masyarakat Adat

WALHI Sulsel Tagih Tanggung Jawab PT Vale Ihwal Kerusakan Hutan dan Pemiskinan Masyarakat Adat

K
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Gagal Kelola Lingkungan

Sebab itu, Amin berpendapat PT Vale Indonesia telah gagal mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan sesuai dengan “good mining practice” serta sesuai UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. 

Akibatnya, daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup di area dan sekitar konsesi perusahaan mengalami perubahan atau menurun. 

Selain itu, kondisi tersebut juga memperlihatkan bahwa selama lebih 50 tahun PT Vale Indonesia telah abai terhadap pemulihan lingkungan dan pelestarian flora dan fauna endemik Sulawesi Selatan di Luwu Timur. 

Dampaknya, Sulawesi Selatan terancam kehilangan “biodiversity”. Selain itu juga masyarakat Luwu Timur juga terancam kehilangan identitas mereka. 

Baca Juga

Bukan hanya itu, yang tidak kalah penting kami ingin sampaikan adalah aspirasi rakyat dan komunitas-komunitas masyarakat adat yang hingga saat ini masih berjuang mendapatkan penghidupan yang layak dan hak ulayat mereka kembali bahwa:

1.  PT Vale Indonesia yang dulu bernama PT INCO telah menempati tanah ulayat komunitas masyarakat adat sehingga sampai saat ini konflik antara masyarakat adat dan perusahaan terus terjadi. 

Sayangnya, saat ini PT Vale Indonesia tidak pernah memiliki niat untuk membuka dialog secara bermakna untuk menyelesaikan konflik dengan masyarakat adat di sekitar konsesi. 

2.  PT Vale Indonesia selama puluhan tahun telah mengabaikan keberadaan dan kehidupan masyarakat adat. Padahal suku-suku atau komunitas-komunitas masyarakat adat inilah penduduk asli dan secara turun temurun hidup dan memperoleh penghidupan dari tanah ulayat mereka.

3.  PT Vale Indonesia juga tidak pernah menghormati budaya lokal dan beroperasi secara selaras dengan norma dan budaya masyarakat adat setempat. Sebagai bukti, PT Vale Indonesia, tidak melestarikan identitas dan simbol-simbol masyarakat adat setempat. 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.