Terkini.id – Menjalani kehidupan menjadi seorang mahasiswa merupakan suatu pengalaman istemewa, dari banyak penggalan pengalaman masa lalu pada waktu menjalani pendidikan formal SMA, SMP atau lebih jauh lagi SD.
Banyak fenomena baru yang dihadapi saat seseorang telah bergelar mahasiswa, apalagi bagi mereka yang menempuh pendidikan kemahasiswaannya jauh dari kampung halaman, alias merantau.
Istilah ‘mahasiswa perantau’ seringkali dilekatkan dengan kesusahan dan kesengsaraan. Bayangkan, jauh dari keluarga dan berada di lingkungan baru pasti bisa jadi pengalaman yang berat buat mereka.
Padahal bagi mereka hal tersebut justru bisa menguntungkan, karena melatih diri untuk pintar mengatasi berbagai keadaan. Hal itulah yang membuat seorang mahasiswa perantau berpotensi untuk sukses di masa depan.
Selain itu, masih ada beberapa alasan yang menjawab pertanyaan mengapa mahasiswa perantau lebih cenderung meraih keberhasilan di masa depan dibandingkan orang kebanyakan.
- Wawali Makassar AMI Terima Audiensi MPM UNM, Bahas Pekan Parlemen 2026
- Mahasiswa Polbangtan Kementan Jalani PKL dan MTA di Industri RPA
- Grab Sambangi Makassar, Ajak Lebih dari 4.000 Mahasiswa Eksplorasi Potensi Diri
- Mahasiswa Desak Kejaksaan Usut Calon Bupati Gowa yang Diduga Bermasalah Terkait ini
- Seorang Mahasiswa di Makassar Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Lansia 70 Tahun
Apa saja alasan-alasan tersebut? Dilansir dari berbagai sumber, berikut deretannya.
1. Pintar mengatur keuangan

Selayaknya anak kos, mahasiswa rantau juga bisa sukses berkat kepandaian mereka dalam mengatur keuangan. Semua benar-benar diperhitungkan dengan baik, mulai dari pemasukan hingga pengeluaran.
Bukannya pelit, namun hal ini wajib dilakukan supaya gak ada istilah ‘tanggal tua’ di dalam kalender mereka.
2. Berani keluar dari zona nyaman

Perantauan boleh dibilang sebagai tempat penempaan. Ya, pergi merantau berarti keluar dari zona nyaman. Mahasiswa perantau akan menjalani kehidupan baru dengan lingkungan dan orang-orang yang baru pula.
Di tempat perantauan, mereka pastilah akan berusaha mati-matian untuk menyesuaikan diri. Mulai dari mengenali lingkungan tempat tinggal, berusaha menyesuaikan diri dengan teman-teman, mengakrabi makanan yang mungkin rasanya berbeda dari masakan orangtua di kampung halaman, hingga belajar cara-cara berhemat.
Memang tak bisa dipungkiri, perantauan membuat mereka keluar dari zona nyaman. Menjauh dari bantuan keluarga dan segala yang sudah mereka punya di tempat asal.
Nah, menurut beberapa pengusaha sukses di dunia ataupun para motivator, salah satu kunci keberhasilan adalah keberanian keluar dari zona nyaman.
3. Lebih mandiri

Jika ada satu prinsip utama kehidupan anak rantau, itu ialah satu: mandiri. Pantang buat mereka untuk meminta bantuan orang lain sebelum berusaha, terutama minta bantuan dari orang tua.
Makanya, banyak anak rantau yang terdidik jadi tangguh dan terbiasa untuk tidak bergantung pada orang lain.
4. Punya banyak koneksi

Pertama, mereka punya teman-teman di kampung halaman. Kedua, anak rantau memiliki teman-teman lainnya di tempat perantauan. Karena hidup sendiri, biasanya mahasiswa rantau justru mencari kesempatan untuk bersosialisasi sesering mungkin.
Maka tak heran, mereka jadi punya banyak kenalan. Apalagi, saat ini kemudahan teknologi dan cepatnya koneksi bisa memudahkan kita untuk menjaga tali silaturahmi.
5. Terlatih mengatasi kesulitan

Coba perhatikan, salah satu kriteria yang umumnya sering ditemukan dalam diri orang sukses adalah keberhasilan mereka mengatasi berbagai kesulitan. Nah, hal inilah yang sering ditemukan di dalam diri mahasiswa rantau.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
