Soal Dugaan Membantu Teroris, ACT: Kemanusiaan Tidak Boleh Nanya ke Siapa yang Kami Bantu

Soal Dugaan Membantu Teroris, ACT: Kemanusiaan Tidak Boleh Nanya ke Siapa yang Kami Bantu

I
R
Indah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Ibnu Khajar selaku Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberikan tanggapannya terkait viralnya kasus dugaan korupsi ACT.

Buntut terbongkarnya kasus dugaan penyelewengan dana bantuan ACT ini membuat tuduhan lain ikut bermunculan dan menyerang lembaga yang sudah berdiri sejak tahun 2005 ini.

Salah satu tuduhan yang dilontarkan kepada ACT adalah terkait dugaan memberikan bantuan kepada kelompok teroris di Timur Tengah.

Menurut Ibnu Khajar, tentang tuduhan tersebut tidak etis rasanya sebagai lembaga kemanusiaan menanyakan soal identitas para korban yang membutuhkan bantuan sosial.

Namun ia menegaskan ACT tidak pernah memberikan bantuan sepeser pun terjadap kelompok terorisme di negara lain.

Baca Juga

“Kita tidak pernah ada bantuan ke teroris,” ujar Ibnu Khajar, dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin 4 Juli 2022.

“Kemanusiaan itu tidak boleh nanya ke siapa yang kami bantu, kami berikan bantuan, mereka Syiah atau ISIS, karena mereka korban perang, kami sering bingung dana ke teroris dana yang ke mana,” kata Ibnu Khajar.

Sebagai informasi, lembaga PPATK telah menyerahkan laporan dugaan bantuan dana terhadap kelompok teroris Timur Tengah yang dilakukan oleh ACT.

Laporan pemeriksaan PPATK ini telah diserahkan kepada pihak yang berwenang seperti Densus 88 Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

“Transaksi mengindikasikan demikian (untuk kegiatan terorisme). Namun perlu pendalaman oleh penegak hukum terkait,” ucap Ivan Yustiavandana selaku Kepala PPATK.

“Indikasi kepentingan pribadi dan terkait dengan dugaan aktivitas terlarang. Sudah kami serahkan hasil analisisnya kepada aparat penegak hukum sejak lama,” lanjut Ivan Yustiavandana.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.