Terkini.id, Sulsel – Warga Sang Torayaan, khususnya yang berasal dari Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara bereaksi atas pengangkatan 63 orang sebagai Tim Gubernur untuk Percepatan pembangunan (TGUPP) yang dilakukan oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Warga Torayaan mengaku kecewa dengan langkah Andi Sudirman yang hanya mengakomodir 1 orang Sang Torayaan dari 63 nama.
Bahkan ada warga yang menilai Andi Sudirman menganaktirikan warga Sang Torayaan.
Atas banyaknya kritik atau sindiran ke gubernur, Anggota DPRD Sulsel dari Dapil Tana Toraja dan Toraja Utara, John Rende Mangontan (JRM) membenarkan atas kritikan tersebut.
Menurut JRM, pernyataan warga tentu punya dasar, sebab dimasa jabatan gubernur yang tersisa beberapa bulan tentu tak salah kalau ada warga Torayan yang dilibatkan dalam membantu pemerintah.
- 4 Bulan Merugi, Peternak Ayam Bagikan Telur Gratis di DPRD Sulsel
- DPRD Sulsel Usulkan Kenaikan Pajak BBNKB dan Pajak BBM Non-Subsidi
- DPRD Sulsel Bahas Dua Ranperda Strategis untuk Genjot Kemandirian Fiskal dan Optimalisasi BUMD
- Hadiri Reses di Pasar Terong, Cicu Berjanji Koordinasi Soal Kanal Panampu Tanpa Pagar Pengaman
- Raport Merah APBD 2025: DPRD Sulsel Temukan SiLPA Rp208 Miliar, Desak Evaluasi Total OPD
“Kalau alasan sumber daya manusia, harus jelas barometernya. Memang ada satu saya masuk, namun jika berdasarkan jumlah yang dilibatkan munkin belum cukup,” ucap JRM.
Menurutnya, Sulsel itu multi etnis hingga keberagamannya bagus.
“Jadi tak salah jika ada yang menilai jika Gubernur itu pilih kasih. Ada juga yang menilai jika pelibatan profesional itu tidak proporsional,” ujar Politisi Golkar Sulsel ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
