Terkini.id, Jakarta – Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Jozua Mamoto mengaku marah kepada Irjen Ferdy Sambo.
Ternyata, Irjen Ferdy Sambo membuat skenario bohong soal tewasnya Brigadir Pol Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.
Hal tersebut disampaikan Benny dalam program “Rosi” yang mengangkat tema ‘Jejak Kompolnas “Bela” Sambo’ di KOMPAS TV, Kamis 11 Agustus 2022, yang dipandu Rosianna Silalahi .
“Kalau mau bicara marah, saya marah sekali, karena bagaimana pun saya terdampak dengan masalah ini, saya lebih marah lagi kepada yang menyusun skenorio ini,” ucap Benny, seperti dikutip Kompas tv, Jumat 12 Agustus 2022.
“Karena banyak korban yang ditimbulkan karena peristiwa ini.”
- Hukuman Ferdy Sambo Diringankan, Vonis Mati Jadi Penjara Seumur Hidup
- Soal Kasus Pembunuhan Brigadir J, MA Terima Berkas Kasasi Ferdy Sambo Cs
- Kalah Banding, Bagaimana Nasib Para Anak Buah Ferdy Sambo?
- CEK FAKTA: Teddy Minahasa Bayar Orang Untuk Habisi Nyawa Ferdy Sambo Dalam Sel
- CEK FAKTA: Ferdy Sambo Dieksekusi Mati di Ruangan Tersembunyi, Tangis Keluarga Pecah
Padahall Benny memiliki rekam jejak yang sudah malang melintang di kepolisian.
Ia tercatat pernah menjadi anggota Densus Anti-teror dan reserse yang banyak mengungkap kasus pembunuhan besar.
Tapi kemudian Rosi mempertanyakan, kenapa Benny yang 25 tahun di Perbakin (Persatuan Menembak Indonesia) bisa menjustifikasi kematian Brigadir J karena aksi polisi tembak polisi.
Seperti diketahui sebelumnya, Benny mengatakan awalnya dirinya mendapat keterangan soal kematian Brigadir J karena baku tembak dari sumber resmi, yaitu Polres Jakarta Selatan.
Hal tersebut kemudian diperkuat oleh pernyataan Kapolres Metro Jakarta Selatan kala itu yakni Kombes Budhi Herdi Susianto.
Benny mengaku mempercayai Kombes Budhi Herdi yang dimintai klarifikasi soal kasus tersebut karena punya integritas, dan dalam rekam jejaknya tidak memiliki catatan khusus di kepolisian.
Tatkala, dalam perkembangan penyidikan yang dilakukan Tim Khusus atau Timsus Polri, ditemukan fakta berbeda dari keterangan awal yang disampaikan Kombes Budhi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
