Blak-blakan, Din Syamsuddin Sebut Jaringan Teroris ISIS Buatan Amerika

Din Syamsuddin
Din Syamsuddin. (Foto: Winnetnews)

Terkini.id, Jakarta – Din Syamsuddin secara blak-blakan menyebut bahwa jaringan teroris ISIS merupakan buatan Amerika Serikat (AS).

Oleh karena itu, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini meminta pemerintah untuk memilah Warga Negara Indonesia (WNI) eks ISIS.

“Saya pertama tidak ingin men-generalisasi, tapi kalau yang disebut eks ISIS itu yang berada di luar negeri masih berstatus WNI, ini exceptional, mereka yang masih berstatus mungkin dari 600 itu ada yang tidak lagi berstatus WNI, ada yang sudah menanggalkan kewarganegaraannya, ada yang bahkan anti-Indonesia,” kata Din Syamsuddin, seperti dilansir dari Detikcom, Rabu, 12 Februari 2020.

Din mengatakan, setiap warga Indonesia di luar negeri yang masih berstatus WNI merupakan tanggung jawab pemerintah. Hal itu, kata dia, berdasarkan konstitusi.

Maka dari itu, kata Din, pemerintah wajib untuk melindungi seluruh rakyat dan tanah tumpah negara Indonesia.

Menarik untuk Anda:

“Itu tanggung jawab pemerintah, tapi tidak semua,” ujarnya.

Menurutnya, WNI yang bergabung dengan ISIS di luar negeri itu dengan berbagai motif mulai ekonomi, kerja, hingga dijanjikan gaji USD 250 per bulan.

Namun, pihaknya mengaku sepakat jika WNI yang anti NKRI tidak dipulangkan kembali ke Tanah Air.

“Buat apa kemudian menjadi duri bahkan racun dalam kehidupan kebangsaan kita, tapi kan dipilah-pilah lah ya, dan itu banyak bukan cuman ISIS,” tegasnya.

Din Syamsuddin juga menyinggung soal WNI yang berangkat ke luar negeri pada era tahun 1960-an untuk kepentingan studi. Namun, mereka tidak boleh pulang.

“Sekali lagi tolong dikaitkan banyak yang dulu juga pernah pergi di tahun 60-an nggak boleh pulang mereka tuh banyak sarjana-sarjana. Saya sering bertemu mereka di Belanda, di Jerman. Mereka ingin sekali pulang,” ujarnya.

“Walaupun kemudian kewarganegaraannya paspornya karena sudah lama sekali menjadi masalah nah ini yang tidak, negara harus menunaikan tanggung jawabnya,” pungkasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Sempat Ditetapkan TMS di Pilkada, Bupati Majene Fahmi Massiara Meninggal Dunia

Penampakan Bandara Sultan Hasanuddin ‘Terbaru’ yang Rampung Oktober 2021, Ada 12 Gate

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar