Hari Ini, STIK dan STIPAR Tamalatea Makassar Wisuda 165 Mahasiswa

Hari Ini, STIK dan STIPAR Tamalatea Makassar Wisuda 165 Mahasiswa

K
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Sebanyak 165 mahasiswa diwisuda Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) dan Sekolah Tinggi Pariwisata (STIPAR) Tamalatea Makassar.

Rapat senat terbuka tersebut berlangsung di Hotel Dalton, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Kamis 7 Oktober 2021.

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar, Rahmawati Azis mengatakan, kegiatan wisuda digelar secara luring dan tetap mengedepankan protokol kesehatan. 

Tamu undangan pun dibatasi serta pemeriksaan suhu tubuh juga jaga jarak tetap jadi perhatian utama selama kegiatan berlangsung.

“S-1 kesehatan masyarakat periode 26 sebanyak 88 orang, S-2 Magister Kesehatan Masyarakat Periode 11 sebanyak 69 orang, dan Sekolah Tinggi Pariwisata (STIPAR) Tamalatea Makassar sebanyak 8 orang (D-4 Administrasi Hotel dan D-4 Manajemen Pariwisata),” kata Rahmawati.

Baca Juga

Selain itu, Rahmawati turut menyampaikan, dalam prosesi pembelajaran STIK Tamalatea Makassar ke depan akan menerapkan sistem Iptek (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) mengingat situasi pandemi Covid-19 masih terus berlangsung. Yaitu penggabungan antara pembelajaran secara tatap muka dan daring.

Maka dari itu, ia menekankan agar para tenaga pendidik, juga para mahasiswa lebih aktif mempelajari teknologi.

“Penggunaan teknologi dalam pembelajaran jarak jauh harus siap, dan memaksakan diri, dimana dalam proses pembelajaran daring dalam tahun ajaran 2021-2022, kita akan masuk pembelajaran iptek dengan gabungan pembelajaran online dengan tatap muka,” pesannya.

Terkhusus pada para wisudawan, Rahmawati berpesan agar ilmu yang mereka serap selama duduk di dunia kampus bisa diaplikasikan pada masyarakat luas. 

Utamanya pada masyarakat sekitar jika kelak wisudawan pulang ke kampung halamannya masing-masing.

Tak lupa, Rahmawati menyampaikan ucapan terima kasih pada orang tua wisudawan yang juga hadir menyaksikan putra putrinya dikukuhkan. 

Menurutnya, kemajuan STIK Tamalatea Makassar tidak terlepas dari peranan orang tua para mahasiswa yang telah mempercayakan kampus itu sebagai tempat anaknya menimba ilmu. 

“Wisuda ini bukan akhir dari proses pembelajaran namun juga akan menjadi awal baru dalam menuju tahap selanjutnya. Baik secara akademik maupun non akademi. Alumni wajib mengaplikasikan ilmunya pada masyarakat dan dan tetap menjaga nama baik almamater kampus,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani yang turut hadir memberikan orasi ilmiahnya menyampaikan angka stunting pada anak harus menjadi perhatian guna keberlanjutan generasi bangsa.

“Kenapa ini jadi tema karena kita ketahui stunting dari 17 pembangunan berkelanjutan sekaligus menjadi fokus pembagunan nasional di daerah. Wisuda saat ini sangat berkaitan sebab ini menyangkut kesehatan,” sebutnya.

Kesuksesan negara, menurut Indah sangat ditentukan dengan kesehatan generasi penerus. Baik yang akan berkiprah di negara luar maupun dalam negeri.

“Ini sangat bergantung pada  balita saat ini. Namun faktanya menyatakan 4 dari 10 anak balita di Indonesia mengalami stunting di bandingkan usia lanjut. Dampak stunting tidak disadari, padahal sangat berdampak pada siklus kehidupan baik pada jangka pendek menengah. Maupun jangka panjang, bahkan stunting ini diukur sebagai keberhasilan bangsa,” ujarnya.

Adapun yang hadir dalam acara pengukuhan wisudawan ini yakni, Kepala LLDikti Wilayah IX Sulawesi, Prof Jasruddin, perwakilan dari Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Bachtiar Baso. 

Dalam kegiatan ini pula beberapa mahasiswa berprestasi mendapatkan voucher sebagai bentuk apresiasi dari pihak STIK Tamalatea Makassar.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.