Terkini.id, Makassar – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar yang juga selaku Ketua Forum Multisektor (FMS) Eliminasi TB, Indira Jusuf Ismail mendorong optimalisasi pengentasan kasus penyakit Tuberkulosis.
“Alhamdulillah ada penurunan cukup signifikan, dan kita berharap dapat segera tereliminasi,” ujar Indira, Jumat, 13 Mei 2022.
Hal itu ia sampaikan pada Forum Multisektor Eliminasi TB bersama Dinas Kesehatan Kota Makassar.
Pemerintah Kota Makassar menggelar workshop peningkatan kapasitas jejaring layanan District Public Private Mix (DPPM) dan diikuti oleh berbagai stakholder, di antaranya sektor pemerintahan, bidang usaha, bidang media, bidang komunitas, bidang akademisi.
“DPPM ini sebagai salah satu strategi penanggulangan tuberkulosis dengan mewujudkan akses layanan yang bermutu,” tuturnya.
- LONTARA+ Makassar Tuai Apresiasi di Forum Komdigi APEKSI 2026, Daerah Siap Belajar Transformasi Digital
- Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri ICE APEKSI 2026, Perkuat Kolaborasi dan Promosikan Potensi Kota
- Booth Kota Makassar di Event APEKSI 2026 Tampilkan Pinisi, AI, UMKM dan Inovasi Daur Ulang
- Makassar Pamerkan Tujuh Sapta Mulia dan LONTARA+ di Rakernas APEKSI 2026
- Wawali Aliyah Mustika Ilham Pimpin Persiapan Lomba Kelurahan 2026, Makassar Bidik Juara Nasional
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr Nursaidah Sirajuddin mengatakan tahun 2019 Indonesia menempati urutan kedua tingkat penderita tuberkulosis setelah India.
“District dibangun sebagai strategi kolaboratif dari publik-publik, antara NTP dengan provider publik sektor lain seperti Puskesmas, RSUD, lapas dan rumah sakit Polri dan Militer,” ujarnya.
TB dapat disembuhkan jika ditemukan lebih awal dan segera diobati. Seshingga dapat menurunkan kasus penyakit TB untuk mendukung percepatan eliminasi TB 2030.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
