Kakan Kemenag Jeneponto Bantah Pelantikan 2 Kasi dan Mutasi Kepala MTsN tidak Sesuai Prosedur

Terkini.id, Jeneponto – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Jeneponto, H Saharuddin bantah penunjukan pejabat dan mutasi 3 Kepala Madrasah di jajaran Kantor Kemenag Jeneponto tidak sesuai prosedur.

“Hal itu tidak benar, kita tidak berani melaksanakan pelantikan jika tidak sesuai prosedur, dan itu lewat Baperjakat,” kata H Saharuddin, saat ditemui di ruangannya, Selasa, 27 Juli 2021.

Menurutnya, yang masuk Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan ( Baperjakat ) adalah semua Kepala Seksi, Kasubag TU di Kantor Kemenag.

Baca Juga: Tingkatkan Mutu Pendidikan, Bupati Jeneponto Teken Mou Sekolah Penggerak dengan...

“yang masuk Baperjakat itu semua Kasi dan bagian TU, memang ada Kasi yang tidak hadir saat Baperjakat, jadi penunjukann 2 Kasi, penyelenggaraan zakat dan wakaf serta rotasi 3 Kepala Madrasah sudah sesuai prosedur,” katanya.

Dimana sebelumnya, diberikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Jeneponto, H Saharuddin lantik 2 Kasi, penyelenggara zakat dan Wakap serta merotasi 3 kepala madrasah Tsanawiyah, Senin, 26 Juli 2020.

Baca Juga: Buka Pelatihan Penguatan Kapasitas Pemerintah Desa-Kecamatan, Sekda Jeneponto Apresiasi Pamsimas...

Pelantikan tersebut berlangsung diruang kerja Kakan Kemenag Jeneponto, di jalan Lanto Daeng Pasewa, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Pelantikan dan penyerahan SK itu membuat kaget beberapa Kepala seksi di kantor Kementerian agama Kabupaten Jeneponto itu,  pasal informasi adanya pelantikan di ketahui dari orang luar kantor Kemenag Jeneponto.

“Kami kaget setelah mendengar bahwa pelantikan pejabat jajaran Kemenag Jeneponto, kita dapat informasi diluar, makanya kami kaget,” kata salah seorang Kepala Seksi di Kantor Kemenag Jeneponto yang enggan disebut namanya saat ditemui terkini.id, diruangannya, Selasa, 27 Juli 2021 

Baca Juga: ‘Gantala’ Jadi Inovasi Terbaik, Top 30 di Kokpetisi Pelayanan Publik...

Menurutnya pengisian jabatan yang dilakukan oleh Kepala Kantor Kemenag Jeneponto telah menyalahi prosedur yang biasanya dilakukan saat akan mengangkat pejabat.

“Di Kantor Kemenag ada Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat), sesuai prosedur pengangkatan pejabat di Lingkup Kantor Kemenag harus melalui Baperjakat, tapi ini tidak, cuman saya dengar sudah Kasi yang tanda tangan berita acara hasil rapat Baperjakat, padahal tidak dilaksanakan Baperjakat,” ungkap oknum Kasi itu.

Lebih lanjut dia mengatakan, yang didengar  Kakan Kemenag akan mengisi 2 Kasi dan penyelenggara zakat dan wakaf, namun ternyata juga menggeser 3 Kepala Madrasah Tsanawiyah.

“Yang dilantik yakni Kasi Pendidikan Madrasah, Kasi Bimbingan Masyarakat Islam dan Penyelenggara zakat dan Wakaf serta 3 Kepala MTsN, kalau saya lihat apa yang dilakukan Kakan Kemenag itu akan semakin menghambat peningkatan mutu pendidikan, pasalnya Kepala MTs yang berdomisili di Kecamatan Turatea di tempatkan di MTs di Kecamatan Bangkala, Kepala MTsN 1 digeser ke MTsN 2 di Kecamatan Turatea,” ungkapnya.

Bagikan