KUA Bonto Bahari Terima Kunjungan Pemerhati Perlengkapan Mayat

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
KUA Bonto Bahari, H. Amri Syam (kiri) saat menerima tamu dari KPUI Kasimpureng di kantornya.

Terkini.id, Bulukumba — Mungkin bagi masyarakat luas khususnya pada masyarakat pedesaan di Bulukumba masih sangat asing mendengar KPUIK atau kepanjangan dari Kerukunan Pemerhati Ummat Islam Kasimpureng.

Atau bahkan ada yang sampai bilang ini organisasi apa lagi atau bagaimana orientasinya, itu karena sakin banyaknya organisasi yang telah terbentuk di bumi panrita lopi ini.

Oh yah? visi dan misi organisasi ini bakal mengetuk pintu hati setiap insan untuk selalu mengingat kematian, bukan tanpa alasan, karena organiasi ini mengadakan perlengkapan jenazah secara gratis kepada yang tertimpa musibah kematian.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua KPUI Kasimpureng kab. Bulukumba, Sulmin, melalui organisasi ini kita menyediakan kelengkapan jenazah terhadap saudara kita yang terkena musibah kematian.

Ia juga menyebutkan bahwa tujuan organisasi ini didirikan adalah untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terkena musibah kematian.

Menarik untuk Anda:

“Tujuan lainnya agar kita semua selalu mengingat kematian sebagai tujuan akhir kita,” jelasnya.

Selain itu, KPUI Kasimpureng ini sudah ada kerjasama dengan Kantor Disduk Capil Bulukumba dalam hal penerbitan Akta kematian.

Syaratnya mudah saja, menurutnya cukup KK (kartu keluarga) asli dan KTP-El yang meninggal dan adapun yang ASN/PNS itu copy SK dan pensiunan copy karib, InsyaAllah banyak kemudahan.

Sejak terbentuknya organisasi ini cukup mengundang perhatian serius dari berbagai kalangan, bahkan saat ini Kepala KUA (Kantor Urusan Agama) Bonto Bahari Kab. Bulukumba, H. Amri Syam, S.Ag., MM merestui terbentuknya pengurus cabang KPUIK di kecamatan Bonto Bahari.

Dalam penyambutannya, Kepala KUA Bonto Bahari, H. Amri Syam mengatakan, melihat orientasi organisasi ini sangat bagus untuk dikerjasamakan, sepanjang itu tidak melanggar aturan agama dan kenegaraan kita.

“Lanjutkan, demi kemaslahatan ummat, siap kerjasama,” terangnya.

“Siapa lagi yang peduli kebaikan-kebaikan kalau bukan kita,” tutupnya di Aula KUA Bonto Bahari. Kamis, 06 Februari 2020.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Ketua GMNI Toraja Utara, Donna Malliwa Harap Pilkada Kabupaten Tora Utara  Berjalan Aman dan Damai

Jelang Pilkada di 12 Kabupaten atau Kota di Sulsel, Ini Harapan GMNI Sulsel

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar