Berpikir sistem merupakan landasan terpenting yang dapat mengintegerasikan setiap individu, kegiatan, serta disiplin yang ada di dalam organisasi. Karena tanpa mengaplikasikan berpikir sistem, individu di dalam organisasi hanya melihat segala sesuatu yang ada secara parsial tanpa melihat dengan cara keseluruhan. Sehingga individu tidak dapat melihat sebuah organisasi sebagai sebuah proses yang dinamis.
Tabel Komponen Implementasi Learning Organization pada Kementerian Keuangan No.
KomponenPenjelasan Singkat
1. Strategic Fit and Management Commitment
Merupakan kesesuaian antara tujuan organisasi dengan sumber daya yang dimiliki, kemampuan untuk mengoptimalkan peran sumber daya dalam pencapaian target kinerja, dan komitmen manajemen dalam mengembangkan, mengevaluasi, dan meningkatkan peran serta setiap elemen organisasi.
2. Learning Function Organization
Merupakan kemampuan organisasi dalam menerapkan visi, budaya, strategi, dan struktur yang berorientasi pada pembelajaran
3. Learners
Merupakan pemelajar yang terdiri atas individu, tim, dan organisasi yang secara berkesinambungan menerapkan budaya belajar serta meningkatkan pengetahuan kolektif guna meningkatkan kinerja organisasi.
- Amankan Upacara HUT RI di IKN, Baharkam Polri Siagakan 4 Helikopter
- Ibu Kota Nusantara Pindah Dengan Smart City Versus ASN Pindah Siap Mengembangkan Diri Melalui Learning Organization
- Melihat Peluang, Pertamina Akan Bangun Rumah Sakit, Hotel Hingga Kampus di IKN
- Kemenhub Siap Keluarkan 277 Miliar untuk Ibu Kota Nusantara
- IKN Akan Didaftarkan Sebagai Tuan Rumah Olimpiade 2036
4. Knowledge Management Implementation
Merupakan penerapan manajemen pengetahuan sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan mengenai manajemen pengetahuan di lingkungan Kementerian Keuangan.
5. Learning Value Chain
Merupakan serangkaian proses analisis, desain, implementasi, dan evaluasi untuk melaksanakan pembelajaran yang aplikatif, relevan, mudah diakses, dan berdampak tinggi sesuai kebutuhan organisasi
6. Learning Solutions
Merupakan implementasi model pembelajaran untuk mendukung tujuan organisasi yang terdiri atas:
– Self Learning (belajar mandiri);
– Structured Learning (pembelajaran terstruktur);
– Social learning/learning from others (belajar di lingkungan sosial/belajar dari orang lain;
– Learning from experience/learning while working (belajar dari pengalaman/belajar sambil bekerja).
7. Learning Spaces
Merupakan ketersediaan kesempatan, infrastruktur, dan sumber daya manusia yang mendukung kegiatan belajar.
8. Learners Performance
Merupakan hasil pembelajaran pemelajar dalam meningkatkan kinerja individu, tim, dan organisasi untuk mewujudkan tujuan organisasi
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
