Terkini.id, Jakarta, Pengakuan Jafar, seorang petugas keamanan ( Satpam ) di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, terkait kediaman rumah dinas (rudis) Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.
Jafar mengaku rudis Irjen Ferdy Sambo kerap sepi.
Bahkan, ia menyebut keberadaan Brigadir J yang diketahui tewas dalam insiden baku tembak dengan Bharada E di rumah tersebut, menurut Jafar, tidak sering berada di rumah itu.
“Tidak pasti (ada di rumah dinas Sambo),” kata Jafar sebagaimana dilansir Tribun Manado, Sabtu 16 Juli 2022.
Lanjut Jafar, hanya ada beberapa orang dalam suatu waktu terlihat keluar masuk ke rumah berlantai dua dengan cat berwarna cream itu.
- Soal Kasus Pembunuhan Brigadir J, MA Terima Berkas Kasasi Ferdy Sambo Cs
- Kalah Banding, Bagaimana Nasib Para Anak Buah Ferdy Sambo?
- Kuat Maruf Ajukan Hukum Kasasi Setelah Banding Ditolak Atas Vonis 15 Tahun Penjara
- Permohonan Banding Ditolak Pengadilan Tinggi Jakarta, Ferdy Sambo Tetap Dihukum Mati
- Hentikan Perlindungan ke Richard, Ketua LPSK: Kami Sedih, Eliezer Nangis, Pengawal Juga Nangis
Beberapa orang yang kerap terlihat keluar masuk ke rumah dinas Ferdy Sambo hanya petugas kebersihan.
Kendati demikian, mereka pun tidak menetap di rumah itu.
Mereka biasanya langsung pulang jika pekerjaan sudah selesai.
“Kadang-kadang ada yang bersihin. Habis itu pulang. Enggak buat tinggal tetap,” kata dia.
Hal senada diungkap Marjuki, petugas keamanan lainnya.
Menurut Marjuki, Ferdy Sambo datang ke sana hanya sesekali saja.
“Bapak dan ibu jarang (datang ke rumah dinas), cuma memang kadang ke sini,” ujarnya.
Meskipun begitu, menurut Marjuki memang yang menjaga rumah tetap ada.
“Yang jaga rumah ada, sesekali aja (Sambo) nengok ya namanya rumah takut ada kerusakan,” kata Marjuki.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan rumah dinas Irjen Ferdy Sambo hanya dijadikan rumah singgah.
“Perlu rekan-rekan ketahui, bahwasanya rumah tersebut adalah rumah singgah,” kata Kombes Budhi Herdi Susianto.
Budhi menerangkan rumah terletak tidak jauh dari rumah asli keluarga Kadiv Propam Polri.
Rumah tersebut, disebut Budhi, digunakan untuk tempat isolasi ketika ada anggota keluarga yang dari luar kota.
Sambil menunggu hasil tes PCR Covid-19, keluarga Kadiv Propam Polri akan singgah di rumah tersebut.
“Jadi selama pandemi, rumah tersebut dipakai oleh keluaga untuk melakukan isolasi mandiri.
Apabila anggota keluarganya yang baru saja keluar pulang dari luar kota melakukan test PCR,
sambil menunggu hasil PCR keluar maka akan melakukan isolasi di rumah tersebut, adalah rumah persinggahan,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
