Sosialisasi Perda Retribusi Sampah, Irwan Djafar: Untuk Mengedukasi Masyarakat

Terkini.id, Makassar – Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar Irwan Djafar menggelar sosialisasi Peraturan Daerah No 11 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan atau Kebersihan. 

Sosialisasi Perda tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat ihwal pentingnya retribusi sampah dalam menunjang pembangunan. 

Sosialisasi perda tersebut, kata Irwan, dinilai mendesak mengingat banyak simpang siur di tengah masyarakat soal pembayaran retribusi sampah.

Baca Juga: Pejabat Tak Paham Tupoksi, Dewan Minta Wali Kota Makassar Evaluasi...

“Retribusi memang tidak bersifat wajib tapi menjadi imbauan dan penekanan kepada masyarakat, kalau pajak tidak dibayar bisa pidana,” kata Irwan di Hotel Maleo, Senin, 15 Februari 2021.

Kendati retribusi tidak mendesak, legislator NasDem tersebut mengatakan masyarakat tetap diimbau berpartisipasi untuk kebersihan dan kenyamanan bersama. 

Baca Juga: Gaji Tetap Jalan Meski Bolos Kerja Selama 6 Bulan, Irwan...

Pengelolaan retribusi sampah tetap berada di bawah naungan kecamatan. Pasalnya, kata Irwan, pihak kecamatan yang paling memahami kondisi warganya.

Setiap tahun, Irwan mengatakan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) di bawah naungan pihak kecamatan terus mengalami peningkatan. Hal itu berbeda saat berada dalam naungan Dinas Lingkungan Hidup.

“Selain memungut retribusi sampah, pihak kecamatan juga harus memperbaiki pelayanan,” kata Irwan.

Baca Juga: Gaji Tetap Jalan Meski Bolos Kerja Selama 6 Bulan, Irwan...

Terkait adanya isu salah satu kecamatan yang menaikkan retribusi sampah, Irwan mengatakan hal itu bertentangan dengan regulasi. Ia mengatakan kasus tersebut bersifat kasuistik.

“Sebenarnya tidak boleh, itu terjadi di Antang, dasar pengenaan (retribusi) berdasarkan Perwali, tidak boleh ada yang menaikkan secara sementara-mena,” ungkapnya.

1 2
Selanjutnya
Bagikan