Terkini.id — Anggota DPRD Sulsel, Sri Rahmi mengharapkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk lebih memperhatikan nasib petugas kesehatan yang menangani pasien virus corona atau covid-19.
Termasuk alokasi anggaran untuk para tenaga medis. Harus ada anggaran khusus untuk kondisi darurat seperti ini. Semua pihak harus bekerjasama menghadapi kondisi ini.
“Semua pihak harus bersabar.
Pemerintah sudah mengeluarkan himbauan agar tetap tinggal di rumah selama 14 hari, tolong ini dipatuhi. Social distancing tolong diperhatikan. Jangan meremehkan situasi ini,” terang politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel ini, Jumat 20 Maret 2020.
Sebagai wakil rakyat di Sulsel. Ia berpesan agar semuanya bisa dikendalikan oleh Pemprov yakni Gubernur dan Wakil Gubernur.
- Dokter Tifa: Adonan Covid, Vaksin, Monkeypox Akan Menghasilkan AIDS
- IDI Menyebut Aturan PCR Negatif Kembali Diberlakukan
- 43 Pasien Covid-19 Dirawat di Wisma Atlet Kemayoran
- Tanggapan Luhut Pandjaitan Soal Kasus Covid-19 Naik, Netizen: Tanda-Tanda Mau Lebaran Neh
- Rizal Ramli Komentari Kinerja Pemerintah 1 Setengah Tahun Tangani Covid: Malah Buat Lelucon, Luar Biasa Dungunya!
Tak hanya itu, ia juga memintah pelayanan medis dan alat kontrol di RS milik pemerintah Provinsi benar-benar berfungsi dengan baik. Selain itu tenaga medis bisa bekerja dengan baik.
“Kita percayakan pada pemprov. Saya cuma berharap agar RS milik pemerintah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.
Fasilitas RS dan tenaga medis harus dipastikan siap,” harapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
