Apa Kabar Perda Kawasan Tanpa Rokok Makassar?

Apa Kabar Perda Kawasan Tanpa Rokok Makassar?

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Iklan Rokok dalam KTR

Sebagian siswa yang ditanyai mengatakan, pengaruh utama kebiasaan rokok adalah pergaulan teman, bukan iklan. 

Namun seperti disampaikan FB (15) iklan rokok dengan mudah bisa ditemui di mana-mana dengan tampilan menarik. 

“Saya sering sekali melihat iklan rokok di sekitar sekolah dan di jalanan dan biasanya iklan rokok ditampilkan dengan pemeran laki-laki yang keren dan berani,” katanya.

Bahkan di sekolah yang jelas menegakkan aturan KTR, iklan rokok masih bisa muncul. Ini terjadi, misalnya, ketika sekolah justru menerima sponsor produk rokok untuk pentas seni sekolah.

Baca Juga

WY (18), siswa di sebuah SMA Kota Makassar mengatakan, siswa tidak dilarang mencari sponsor kegiatan dari perusahaan rokok. 

“Kami mengirim proposal untuk acara pentas seni biasanya ke perusahaan rokok juga, pernah ada yang lolos diterima,” ucapnya.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin. Ia mengatakan adanya sponsor rokok di kegiatan sekolah tidak dilarang. 

Pendanaan oleh perusahaan rokok dalam kegiatan sekolah tidak menjadi masalah sepanjang tidak adanya upaya untuk mengajak anak-anak merokok.

“Itu kan pentas seni kegiatan OSIS, siapa saja bisa memberikan bantuan, yang jelas kegiatan terlaksana. Kalau sekadar sebagai sponsor kegiatan itu tidak disalahkan. Yang penting tidak memengaruhi anak anak untuk merokok,” jelas Muhyiddin.

Padahal dalam Perda KTR, Pemerintah Kota Makassar sudah jelas melarang segala bentuk kontribusi langsung dan tidak langsung produk tembakau di berbagai kegiatan lembaga atau perorangan.

Evaluasi Hasanuddin Contact juga memaparkan kenyataan bahwa iklan rokok ataupun sponsor rokok yang melanggar aturan KTR dapat memengaruhi kelompok populasi muda. 

“Apalagi iklan rokok sekarang memang menargetkan anak muda, iklan rokok dikemas sedemikian rupa agar anak-anak menganggap rokok itu hal biasa dan hal keren,” kata pegiatan Hasanuddin Contact, Alimin Maidin.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.