Makassar Terkini
Masuk

Bareskim Hentikan Penyidikan Kasus Pelecehan Istri Ferdy Sambo, Kenapa?

Terkini.id, Jakarta – Bareskrim menghentikan penyidikan kasus pelecehan istri Ferdy Sambo karena dianggap bukan tindak pidana.

Kasus pelecehan pada tanggal 8 Juli 2022 lalu yang dilaporkan oleh Ibu Putri Candrawati terhadap Brigadir J akhirnya ditutup.

“Sebagaimana dimaksud dalam pasal 289 KUHP atau pasal 335 KUHP dan atau Pasal 6 UUD RI nomer 12 tahun 2002 tentang tindak pidana karena kekerasan seksual, dimana waktu kejadian diduga pada hari Jumat, 8 Juli 2022 sekitar 17.00 WIB bertempat sama Komplek Polri Duren 3 dengan pelapor Putri Candrawati dengan korban juga sama adalah Novriansyah Josua, berdasarkan gelar perkara tadi sore, kedua perkara ini kita hentikan penyidikannya karena tidak ditemukannya tindak pidana,”urai Brijen Andirian, 12 Agustus 2022, dilansir dari Kompas.

Menurut dia, penyidikan dihentikan karena memang tidak adanya kejadian pelecehan seksual tersebut, tidak seperti yang dilaporkan di awal oleh polisi. 

“Seperti yang teman-teman ketahui bahwa saat ini Bareskrim menangani LP pembunuhan berencana dengan korban Brigadir Josua. Oleh karena itu, berdasarkan hasil gelar tadi perkara ini dihentikan penanganannya” ungkap Bridjen Rian. 

Bareskim mengungkapkan bahwa tidak adanya bukti terhadap tindak pelecehan seksual yang disampaikan di awal.

“Saksi-saksi dan bukti tidak ada, ” ungkap Bridjen Rian. 

Ia juga menyebutkan bahwa Bareskim menganggap kasus ini berkaitan dengan kasus pembunuhan berencana Ferdy Sambo, dan kasus pelecehan yang dilaporkan dianggap menjadi penghalang/ pengganggu penyelesaian kasus Ferdy Sambo.

Laporan terkait pelecehan seksual ini akan diusut oleh Bareskim, polisi mana saja yang terlibat dalam kasus ini, terutama ketika pelaporan tersebut dibuat dan disahkan.

“Dua LP sudah naik sidik kemudian berjalan kasus yang dilaporkan dengan korban brigadir Josua terkait pembunuhan berencana menjawab dua lp tersebut,”bebernya.

“Kita anggap satu laporan, masuk dalam kategori Obstraction of Justice, bagian dari upaya untuk menghalang-halangi upaya pengungkapan, semua penyidik yang bertanggung jawab dengan laporan polisi sebelumnya sedang dilakukan pemeriksaan khusus,” sambungnya. 

Sampai tulisan ini dibuat belum ada keterangan lebih lanjut yang diungkapkan oleh polisi terkait motif pembunuhan berencana yang dilakukan Ferdy Sambo.

Terakhir Sambo mengungkapkan bahwa alasannya membunuh karena pada saat itu sangat marah dengan Brigadir J, yang sudah melukai harkat dan martabat keluarganya saat di Magelang terhadap Putri Candrawati.

Namun, apa yang diungkapkan oleh Sambo belum bisa dibenarkan karena masih terus diselidiki.