Masuk

Berkas Perkara Sudah Lengkap, Tersangka Ferdy Sambo Segera Diseret ke Kejagung

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Tersangka utama kasus pembunuhan terhadap Brigadir J, Ferdy Sambo akan segera diseret ke Kejaksaan Agung (Kejagung) usai Polri menyatakan berkas perkara yang bersangkutan sudah lengkap.

Selain Ferdy Sambo, berkas perkara keempat tersangka lainnya dalam kasus tersebut yakni Putri Candrawathi, Kuat Ma’ruf, Richard Eliezer, dan Ricky Rizal, juga dinyatakan sudah lengkap atau P21.

Oleh karena itu, Polri akan segera melimpahkan kelima tersangka berikut barang bukti kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat ke Kejagung.

Baca Juga: Bantah Soal Setoran Tambang Ilegal, Kabareskrim Dinilai Pengamat Tak Hormati Penyelidikan Polri

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo menyebut penyidik akan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejagung untuk melakukan pelimpahan tahap kedua.

“Nanti penyidik ke JPU untuk mengambil surat P21-nya dan dipersiapkan langkah-langkah lanjutnya oleh penyidik terkait tahap II,” kata Dedi kepada wartawan, seperti dikutip dari Suara.com jaringan Terkini.id, pada Rabu 28 September 2022.

Sementara itu, Kejagung juga telah mengonfirmasi bahwa berkas perkara pidana pembunuhan terhadap Brigadir J atas tersangka Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Ma’ruf, Richard Eliezer, dan Ricky Rizal, sudah lengkap atau berstatus P21.

Baca Juga: Kabareskrim Bantah Terima Setoran Hasil Tambang Ilegal, Ini Kata IPW

“Karena syarat formil sudah terpenuhi, kami menyatakan berkas perkara lima tersangka lengkap atau P21,” ujar Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, Fadil Zumhana di Kejaksaan Agung RI, Rabu 28 September 2022.

Lanjut Fadil, selain berkas pidana kelima tersangka itu Jampidum juga menyatakan berkas perkara tujuh tersangka juga sudah P21.

Fadil mengatakan, Kejaksaan juga akan menggabungkan berkas perkara Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan dan obstruction of justice untuk mempersingkat persidangan.

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kejaksaan Agung Agnes Triani mengatakan pihaknya telah menerima berkas Ferdy Sambo Cs pada Rabu, 14 September 2022 lalu.

Baca Juga: Komjen Agus Andrianto Buka Suara Soal Isu Setoran Tambang Ilegal

Ferdy Sambo diduga sebagai aktor utama pembunuhan Brigadir J, termasuk menyusun rekayasa skenario untuk menutupi aksinya, memerintahkan menghilangkan barang bukti, hingga menghalangi penyidikan.

Mantan Kadiv Propam Polri itu bersama empat tersangka lainnya terlibat dalam perencanaan pembunuhan terhadap Brigadir J.

Dalam kasus pembunuhan itu, Sambo memerintahkan ajudannya Bhayangkara Dua Richard Eliezer alias Bharada E untuk menembak Brigadir J.  Eksekusi dilakukan di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat sore, 8 Juli lalu.

Ferdy Sambo Cs disangkakan dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP, dalam tindak pidana turut serta atau bersama-sama atau memberi bantuan atau memberi kesempatan melakukan tindak pidana dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas/menghilangkan nyawa orang lain, dengan ancaman maksimal hukuman mati, atau penjara seumur hidup, atau 20 tahun perjara.