Jelang Idul Fitri, Legislator DPRD Sulsel Ini Bagikan Sejumlah Paket Sembako

Jelang Idul Fitri, Legislator DPRD Sulsel, Rudy Pieter Goni berbagi dengan warga Makassar yang terkena dampak akibat Pandemi Corona.

Terkini.id — Jelang Idul Fitri, Legislator DPRD Sulsel, Rudy Pieter Goni berbagi dengan warga Makassar yang terkena dampak akibat Pandemi Corona.

Sekretaris DPD PDIP Sulsel ini melakukan 4 kegiatan dalam wujud implementasi Pancasila yaitu sosialisasi nilai-nilai kebangsaan Peduli Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Sulsel, dengan total bantuan 535 bantuan pake sembako.

Pada kegiatan tanggal 21 Mei 2020, menyasar 160 warga terdampak baru akibat Covi-19. Kegiatan ini berlangsung 19-21 Mei 2020

Rudy sangat aktif turun memberikan suport dan bantuan kepada masyarakat terdampak  Bantuan DPD PDIP Sulsel yang merupakan gotongroyong ketua DPD Andi Ridwan Wittiri dan semua jajaran pengurus di setiap hari Jumat yang disebut dengan kegiatan Jumat Berkah.

“Jumat berkah itu PDIP memberikan bantuan APD, minuman suplemen dan vitamin juga dengan memberikan bantuan masker, baik kepada gugus tugas, rumah sakit maupun masyarakat,” kata Rudy Pieter Goni.

Baca juga:

Pada kesempatan lain aktif juga bersama organisasi sayap PDIP seperti dengan BMI dan TMP memberikan bantuan kepada Pemprov Sulsel yang diterima langsung Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah sebanyak 2 ton beras.

Juga secara aktif bersama TMP Sulsel membagikan 500 APD dalam bentuk baju Hazmat kepada Gugus Tugas Makassar dan Sulsel, juga kepada 3 RS yaitu Pelamonia, Bhayangkara dan RS Haji. Serta memberikan bantuan total 3000 paket bantuan pangan dalam kegiatan TMPeduli.

Selaku pribadi RPG juga memberikan bantuan 2 kegiatan masing2 1250 buah, kegiatan pertama pada tanggal 12 Mei 2020 sebagai bentuk kepedulian di hari ultah dengan memberikan juga APD kepada RS Unhas , dan pda tanggal 19 Mei bersama ridwan Andi wittiri anggota DPR RI gotong royong bersama membantu 1250 kepala keluarga dalam bentuk bantuan pangan.

“Ini wujud nyata dalam kondisi yang memprihatikan ini, yaitu pandemi corona yang sampai saat ini belum ada obat maupun vaksin yang telah diakui oleh dunia maupun badan kesehatan dunia WHO,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sehingga bantuan pangan hanyalah suporting, tapi yang terutama adalah kedisplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menerapkan pola hidup sehat dan bersih dan meningkatkan imun tubuh. 

“Ancaman terbesar kedepan adalah akibat dari ketidak disiplinya kita dalam menghadapi ini, kejadian yang tidak pernah kita prediksi dan alami, sehingga belum mengetahui kapan berakhirnya. Untuk itu sesuai arahan ketua Umum PDI Perjuangan ibu Megawati Soekarno yaitu melakukan Gotong Royong Segala besar,” pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Sulsel, Andi Ridwan Wittri menyampaikan, pandemi corona ini bukan hanya urusan pemerintah atau tenaga medis tapi juga adalah tanggungjawab kita bersama. 

“Makanya wajib seluruh kader PDIP baik selaku pengurus, anggota DPRD maupun eksekutif untuk gotong royong bersama seluruh elemen partai menghadapi pandemi corona,” ujarnya.

Komentar

Rekomendasi

Gubernur Siapkan Pesawat Hercules Jemput TKI Asal Sulsel di Kalimantan Barat

Gubernur Sulsel Tegaskan Mal Ditutup

Program Wisata Covid Sulsel Berhasil Selamatkan 750 Pasien

Lies Nurdin Halal Bihalal Via Vicon, Harap Solidaritas Sosial Ditingkatkan

Gugus Tugas Sebut Sulsel Sudah Bisa Terapkan New Normal

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar