Makassar Terkini
Masuk

Ungkap Perpecahan Polri Dalam Kasus Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak: Rupanya Ada Tiga Kubu!

Terkini.id, Jakarta – Terkait kasus pembunuhan Brigadir J yang kian menjadi buah bibir masyarakat Indonesia yang belum menemukan titik terang. Kini Kuasa Hukum Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak mengungkapkan terjadi perpecahan dalam Polri.

Hal tersebut disampaikan Kamaruddin Simanjuntak ketika 400 lilin memperingati 40 hari kematian Brigadir J di Taman Ismail Marzuki belum lama ini.

Dalam keterangannya, Kamaruddin Simanjuntak bahkan membongkar bahwa Polri terbagi atas tiga kubu.

“Mereka mengatakan kepada saya secara terang-benderang mengapa abang tidak takut, kami saja ketakutan. Rupaya di Polri itu ada tiga kubu,” ujar Kamaruddin.

Selain dari itu, Kamaruddin mengatakan kubu pertama merupakan pihak yang berusaha menutupi kasus itu dengan menghalang-halangi penyidikan, merusak, menyembunyikan, dan menghilangkan barang bukti.

Kubu kedua merupakan polisi yang searah dengannya, yakni berusaha membuka kasus kematian ini sampai terang.

“Bahkan ada yang mengacam kalau tidak membuka dia lebih baik mundur dari kepolisian. Itu pangkat bintang tiga yang ngomong,” ujarnya. Dikutip dari Populis. Jumat, 19 Agustus 2022.

Ia menjelaskan kelompok ketiga menginginkan agar tak ada perwira polisi yang terlibat dalam kasus itu.

“Mereka mengatakan jangan sampai kena perwira lebih baik dikorbankan tingkat Bharada dan Brigadir, artinya anak buah yang bertanggung jawab,” tuturnya.

Diketahui dalam kasus pembunuhan brigadir J ini terdapat empat tersangka, yaitu RE, RR, KM, dan FS.

Peran dari tersangka berbeda-beda, seperti Bharada RE melakukan penembakan pada Brigadir J, RR dan KM turut membantu dan menyaksikan penembakan korban, dan FS menyuruh melakukan dan menskenario peristiwa seolah terjadi peristiwa tembak menembak.