Muhammad Hatta Bersama Stafnya Terjaring OTT di Maros, Diduga Soal Pungli

Terkini.id,Makassar – Tim Intelijen dan Tim Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Maros melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan mengamankan 2 orang yang merupakan Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kantor Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Dalam OTT tersebut, kedua oknum PNS itu diketahui menjabat sebagai Sekretaris PPATS, Sofyan bersama dengan Camat Simbang yakni Muhammad Hatta.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Puspenkum) Kejaksaan Agung RI, Dr. Mukri, SH, MH dalam keterangan tertulisnya dijelaskan bahwa kedua oknum diduga melakukan “Pungutan Liar“ atau “PUNGLI” untuk kepentingan pribadinya atau untuk memperkaya diri sendiri dan atau untuk orang lain.

Baca Juga: Denny Siregar Soal Pegawai KPK Maling Emas: yang Mata Satu...

“Penangkapan ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari pemerasan yang terkait dengan pengurusan Akta Tanah, karena jika dibiarkan hal ini tentunya akan merugikan masyarakat,” terang Mukri kepada TERKINI.ID.

Pada kesempatan tersebut, lanjut Mukri, kedua oknum PNS tersebut langsung diamankan oleh Jaksa Kejari Maros beserta barang buktinya

Baca Juga: Pegawai KPK Curi Barbuk Emas, Yusuf Muhammad: Bagai Petir di...

“Kita sudah amankan kedua oknum dan juga barang buktinya berupa sejumlah uang, handphone, dan beberapa dokumen surat yang diduga terkait dengan dugaan kasus tersebut,” urainy.

Diketahui bahwa OTT tersebut merupakan hasil informasi dan investigasi yang didapat dari anggota tim Intelijen Kejari Maros yang mengetahui adanya dugaan perbuatan “oknum Kecamatan” yang meminta sejumlah uang dalam rangka pengurusan Akta Tanah dengan menentukan persentase fee sebesar 3% dari nilai pengurusan Akta tersebut.

“Hal ini masih bisa berkembang lagi nantinya, baik besaran uang yang didapat saat ini, maupun uang yang sudah didapat sebelumnya. Kita lihat perkembangannya dalam 1 x 24 jam sudah ditangani Bidang Tindak Khusus Kejari Maros,” tegasnya.

Sponsored by adnow
Bagikan