Terkini.id, Jakarta – Aksi Cepat Tanggap atau yang biasa dikenal dengan nama ACT sedang menjadi pembicaraan hangat di media. Pasalnya salah satu lembaga filontropi terbesar di Indonesia ini diduga melakukan penyelewangan dana donasi. Ibnu Khajar selaku Presiden lembaga tersebut melakukan permohanan maaf atas nama ACT.
“Kami mewakili ACT meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, mungkin beberapa masyarakat kurang nyaman terhadap pemberitaan yang terjadi saat ini. Kedua, kami ucapkan terima kasih kepada Majalah Tempo atas pemberitaan yang dilakukan. Di atas semuanya, pemberitaan itu menjadi pembelajaran berharga bagi kami semua,” kata Ibnu dalam konferensi pers di kantor ACT, Menara 165, Jakarta Selatan pada Senin, 4 Juli 2022 mengutip dari Tempo.
Isu penyelewengan dana yang oleh ACT ini terungkap oleh Majalah Tempo edisi 2 Juli 2022. Berita ini makin viral seiring pemberitaan tersebut, setelah itu lalu muncul tagar terkait persoalan ini yaitu #AksiCepatTilep dan #JanganPercayaACT pada media sosial Twitter.
Ibnu Khajar pun berusaha menjelaskan tentang kelembagaan ACT. Dia menyebutkan bahwa ACT adalah lembaga kemanusiaan yang terdaftar di Kementerian Sosial, namun bukan sebagai lembaga amil zakat.
“ACT adalah NGO yang sudah berkiprah di 47 lebih negara supaya ini menjadi kebanggaan bangsa ini. Memiliki entitas sumber daya mewakili bangsa ini mendistribusikan bantuan ke banyak negara. Aksi Cepat Tanggap menjadi penyalur bantuan kebaikan dermawan, sebagai lembaga kemanusiaan yang dipercayai masyarakat melalui program kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan juga emergency. Ini perlu kami sampaikan di awal,” ucapnya, melansir dari Detik.
- Mayoritas Dana ACT Disebut untuk Beli Villa, Warganet Sebut Kelakuan ACT Lebih Dari Iblis
- Polri Sebut Ketua Umum Koperasi Syariah 212 Akui Terima Dana Sebesar Rp 10 Miliar
- Ruhut Sitompul: Kadrun Pada Sewot, Para Tersangka ATC Ditahan
- Soal Temuan Baru ACT, Ruhut Sitompul: Uang Donasi Dinikmati Berfoya Untuk 212 dan Parpol!
- Wasekjen PBNU Minta Polri Ungkap Aliran Dana di Kasus ACT, Mustofa Nahra: Sekalian Aliran Dana dari Maming
Dugaan penyelewengan dana donasi atas nama kemanusiaan ini mendapat banyak sorotan dari warganet, terutama pada media sosial Twitter. Inilah beberapa cuitan warganet yang Terkini.id dapatkan dengan kata kunci ACT minta maaf.

“Sementara manajemen act baru rebranding sambil minta maaf sudah nilep donasi bernilai milyaran, mantan bos act bikin lagi lembaga donasi baru yg kemungkinan orang2 dibelakangnya sama. Enak banget ya mereka,” tulis Aditya Purwanegara dengan akun Twitter @aditya_pwn.

“Siapa kira2 yang menyuruh ACT minta maaf? Apa ada pejabat yang ketakutan terlibat?” kata Mandor Kawat melalui akun Twitter @duniabulat5.

“Masih dituduh selewengkan dana ACT sudah minta maaf, berarti ada indikasi dong!” tulis Wanta melalui akun @wantahgdn__
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
