Terkini.id, Jakarta- Eks Presiden ACT (Aksi Cepat Tanggap) Ahyudin dikabarkan telah mendirikan lembaga filantropi baru bernama Global Moeslim Charity.
Lembaga filantropi Global Moeslim Charity yang disebut didirikan oleh Ahyudin sebagai mantan Presiden ACT dibeberkan seorang netizen di media sosial.
Netizen yang bernama akun WagimanDeep212 membeberkan Ahyudin yang disebut mendirikan Global Moeslim Charity melalui akun Twitternya yang diunggah pada Selasa 5 Juli 2022.
Melalui unggahannya, netizen tersebut berkomentar dengan menyebut Ahyudin membuat lembaga donasi baru setelah lengser dari jabatannya sebagai Presiden ACT.
“Lengser dari ACT bikin gerakan open donasi baru GMC,” tulis akun WagimanDeep212.
- Bareskrim Tetapkan Presiden dan Eks Presiden ACT Sebagai Tersangka Soal Kasus Dugaan Penyelewengan Dana
- Ahyudin Bantah Tuduhan Penyelewangan Dana, Ibnu Khajar: Lelah, Maraton 4 Hari!
- ACT Diduga Salahgunakan Dana Bantuan Korban Lion Air, Netizen: Raja Tega Itu ACT, Santunannya Juga Diembat
- ACT Diduga Selewengkan Dana Ahli Waris Korban Lion Air, Chusnul: Jahat Banget, Hati Nuraninya Kemana?
- Heboh! Mantan Presiden ACT Ahyudin Disebut Buka Lembaga Donasi Baru, Global Moeslim Charity
Netizen tersebut lantas menyindir Ahyudin dan lembaga donasi barunya GMC.
Dia mengatakan kata kunci untuk Ahyudin dan GMC adalah “donasi”.
Adapun mengenai slogan, dia mengatakan dana umat itu gurh.
“Karena darah umat, eh dana umat itu gurih jenderal,” ujarnya.

Netizen tersebut dalam unggahannya melampirkan dua gambar dengan masing-masing tertampang Ahyudin dalam gambar.
Gambar pertama yang diunggah memperlihatkan Ahyudin dengan latar belakang logo GMC atau Global Moeslim Charity.
Dalam gambar tersebut terlihat jelas sebuah tagar yang disematkan bertuliskan, tagar “Bebaskan Kemiskinan”.
Di atas gambar pertama tersebut, ada sebuah tulisan yang menyindir Ahyudin.
“Sang mantan sudah buka lapak baru,” demikian tulisan dalam gambar.
Sedangkan dalam gambar kedua juga tampak jelas Ahyudin dan sebuah kutipan pernyataan dirinya.
Adapun kutipan pernyataan Ahyudin yang tertulis di dalam gambar sebagai berikut,
“Umat seyogyanya menjadikan filantropi sebagai kebutuhan dan gaya hidup,” tulisan dalam gambar.
“Sebab kekuatan dan kelemahan iman ditentukan oleh sikap kedermawanan yang bisa terwujud melalui infaq, zakat, sedekah, wakaf,” sambung tulisan dalam gambar.
Tampak jelas nama Ahyudin sebagai Presiden Global Moeslim Charity (GMC) di bawah kutipan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
