KPK Geledah Enam Titik di Makassar Selama Tiga Hari

Terkini.id – Setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Prof Nurdin Abdullah (Gubernur Sulsel), Edy Rahmat (Sekretaris Dinas PUTR Sulsel) dan Anggu Sucipto (Pengusaha Kontrak) sebagai tersangka dugaan suap. 

Berdasarkan informasi, Tim dari KPK telah menggeledah enam titik di Makassar selama tiga hari, sejak 1-3 Maret 2021.

Penggeledahan dilakukan di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rumah Pribadi Nurdin Abdullah, Rumah Dinas Sekretaris PUTR Sulsel.

Baca Juga: KPK Ungkap Ada 1.550 Koruptor: Tapi Masih Ada 262 Juta...

Kantor PUTR Sulsel, Rumah pribadi Anggu Sucipto di Kompleks Lily dan Kantor Pemprov Sulsel termasuk Ruangan Biro Pengadaan Barang dan Jasa.

Sejumlah dokumen penting dan sejumlah uang diamankan oleh tim dari KPK dari hasil penggeledahan di enam titik tersebut.

Baca Juga: KPK Geledah Kediaman Bos PT PKN Makassar, Berkaitan Kasus Nurdin...

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak KPK terkait hasil penggeledahan yang dilakukan selama tiga hari. 

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menanggapi terkait penggeledahan Kantor Dinas PUTR dan Kantor Biro Pengadaan Barang dan Jasa tersebut. 

Sudirman menegaskan bahwa itu sudah menjadi kewenangan KPK selaku aparat penegak hukum.

Baca Juga: KPK Akui Kehilangan Truk Barang Bukti, Netizen: Duh Apa Lagi...

“Tidak ada masalah, kita harus hormati kinerja APH (aparat penegak hukum),” kata Sudirman, dikutip dari IDN Times

Sponsored by adnow
Bagikan