Polemik Logo Halal Baru Diduga Pengalihan Isu, Warganet Ingatkan Agar Terus Bersuara Soal Kasus Dugaan Korupsi 2 Anak Presiden

Polemik Logo Halal Baru Diduga Pengalihan Isu, Warganet Ingatkan Agar Terus Bersuara Soal Kasus Dugaan Korupsi 2 Anak Presiden

R
Alhini Zahratana
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Kasus dugaan korupsi yang menimpa anak Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep kembali mencuat di media.

Kendati belum ada kejelasan proses yang dilakukan kepada mereka berdua. Warganet menilai sebagian besar kasus politik nasional yang belakangan menjadi bahan pembicaraan seakan pealihan isu untuk problem yang menimpa mereka.

Hal ini disampaikan oleh banyak warganet hingga tagar tangkap 2 anak Jokowi viral.

“Setelah ada pelaporan 2 anak pakde, dari situ kita lihat sndiri berbagai berita buat mengalihkan isue, dari Mulai IKN, Menag mengumpamakan suara adzan dengan gonggongan anjiang dll. Tetap Fokus untuk kasus 2 anak Pakde” tulis akun @Bob_eT3k3WeR.

Plt Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri mengatakan laporan terhadap Gibran dan Kaesang kini masih berproses.

Baca Juga

Hanya saja, saat ini memang masih belum masuk ke penindakan tapi masih di bagian pengaduan masyarakat.

“Memang prosesnya masih di pengaduan masyarakat, jadi belum masuk ke penindakan. Artinya dalam proses di pengaduan masyarakat, dumas atau sekarang kita sebut dengan PLPM itu ya,” kata Ali dilansir dari laman Voi pada Jumat, 4 Maret 2022.

Ali mengatakan proses ini memang butuh waktu karena verifikasi data aduan dan perlu adanya kelengkapan laporan dari pihak pelapor.

Sehingga masyarakat diminta bersabar dan tak mendesak komisi antirasuah karena mereka saat ini sedang bekerja. Segala hasil dan temuan atas aduan ini nantinya juga akan disampaikan ke publik.

“Nanti tentu perkembangan mengenai ini akan disampaikan seperti apa,” tegasnya.

“Karena ini memang butuh waktu dan proses di sana ya untuk verifikasi data telaahan. Termasuk tentu apakah pihak nanti bisa melengkapi laporannya dan bisa kemudian mendiskusikan lebih lanjut dengan petugas di pengaduan masyarakat,” imbuh Ali.

Diberitakan sebelumnya, Ubedilah melaporkan dua anak Presiden Jokowi itu karena mereka berdua diduga melakukan korupsi dan pencucian uang.

“Laporan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) berkaitan dengan dugaan KKN relasi bisnis anak presiden dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan,” kata Ubedilah usai melapor ke KPK.

 Hingga saat ini banyak pihak mendesak kasus tersebut agar diusut. Warganet yang turut geram bersuara di sosial media.

 
“KPK gak akan berani” tulis akun @Mukidioon2.
 
“Apa karena ketakutan sehingga tidak lagi menakutkan…??? Gmn nih KPK” tulis akun lain @KarlinaShaibah.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.