Makassar Terkini
Masuk

Surat Bharada E untuk Keluarga Brigadir J atas Insiden di Rumah Dinas Ferdy Sambo

Terkini.id, JakartaBharada E disebut membuat surat untuk menyampaikan pesannya kepada keluarga Brigadir J terkait insiden tersebut di rumah dinas Ferdy Sambo, Senin 8 Agustus 2022.

Bharada E alias Richard Eliezer menyampaikan pesannya lewat surat yang ia buat. Ia menuliskan turut berdukacita atas tewasnya Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah dinas atasannya Ferdy sambo.

Dilansir dari kompas.tv, hal itu disampaikan kuasa hukum Bharada Eliezer, Deolipa Yumara. Berikut ulasan surat dari Eliezer untuk keluarga Brigadir Yosua.

“Saya Bharada E mengucapkan turut berbelasungkawa atas kejadian ini.

Buat bapak, ibu dan Reza (keluarga Bang Yos) sekali lagi saya mengucapkan turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya.

Tuhan Yesus selalu menguatkan bapak, ibu, reza, serta keluarga Bang Yos.

Tanggal 7 agustus 2022, jam 1.24 pagi.

Tanda tangan. Richard,” bunyi surat tersebut.

Diketahui, Bharada Eliezer ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J.

Sebelumnya, polisi sudah menetapkan Bharada E sebagai tersangka kasus penembakan Brigadir J. Polisi menggunakan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 juncto Pasal 56 KUHP kepada Bharada E.

“(Pasal) 340 itu pembunuhan berencana. (Pasal) 338 itu pembunuhan biasa tidak direncanakan,” sebutnya pengamat hukum pidana Abdul Fickar Hadjar dalam keterangannya pada Sabtu 6 Agustus 2022.

“Dalam konteks informasi dari polisi, J dan E kan tembak-tembakan, jadi tidak ada rencana membunuh,” lanjutnya.

Perlu diketahui, Pasal 340 KUHP berbunyi: Barang siapa sengaja dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun.

Di samping itu, Pasal 338 KUHP berbunyi: Barang siapa dengan sengaja menghilangkan jiwa orang lain, dihukum, karena makar mati, dengan hukuman penjara selama-lamanya lima belas tahun.

Selain itu, Deolipa menyampaikan walau Bharada E berstatus tersangka, dia tetap harus mendapat perlindungan. Katanya, Bharada E adalah saksi kunci terkait kasus penembakan yang terjadi di kediaman Irjen Ferdy Sambo.

“Tentunya kita melihat ini penting untuk dilindungi sebagai saksi kunci walaupun tersangka,” kata Deolipa.